Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto mengatakan terdapat 698.317 peserta yang mendaftar UTBK gelombang I ini.
"Total peserta 698.317," kata Budi kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi, Selasa (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, 53,63 persen peserta memilih kelompok ujian saintek (sains dan teknologi), dan 46,37 persennya memilih soshum (sosial dan humaniora).
"Sepuluh hari setelah tes akan dikirim hasilnya [UTBK] ke yang bersangkutan. Tidak terbuka. Sehingga peserta sudah tahu 'saya punya nilai UTBK berapa kemudian kira-kira berani mau memilih perguruan tinggi mana, prodi apa'," ujar Budi.
Budi menjelaskan penerapan syarat baru tahun ini merupakan hasil dari upaya perbaikan seleksi masuk perguruan tinggi. Menurut dia, dengan tes berbasis komputer, prosedur pendaftaran dan tes itu sendiri menjadi lebih mudah dan bisa mengikuti kesesuaian para peserta.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di mana SBMPTN hanya diadakan sekali di seluruh Indonesia, kali ini UTBK diadakan 20 sesi sehingga bisa memilih waktu dan tempat ujian sesuai dengan yang diinginkan.
"Siswa itu lebih fleksibel artinya memilih lokasinya mana karena kita punya 73 pusat UTBK. Kemudian juga mau ikut tanggal berapa, sesi berapa," kata Budi.
Kemudian untuk jadwal SBMPTN sendiri pendaftaran akan dibuka dari tanggal 10-24 Juni 2019 dan hasil pengumuman SBMPTN 2019 pada 9 Juli 2019. Info lengkapnya bisa dilihat di situs web di www.ltmpt.ac.id. (ani/osc)