"Saya tahu tentang Pemilu 2019 dan hari H pemungutan suara pada 17 April, melalui pemberitaan di televisi," ujar Eman di Ponelo Kepulauan, Rabu (27/3) dikutip Antara.
Ia mengaku, aktivitasnya setiap hari sebagai sopir taksi laut membuatnya tidak pernah bertemu dengan para penyelenggara pemilu yang menyosialisasikan Pemilu 2019 secara langsung pada dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap, sosialisasi tentang Pemilu 2019 bisa menjangkau para sopir taksi laut lainnya, termasuk para nelayan di daerah itu. Sebab masih banyak dari mereka yang belum tahu tentang jenis-jenis surat suara.
"Saya sudah mengenal tentang lima jenis surat suara yang akan digunakan, namun masih ragu-ragu saat akan mencoblos apakah dicoblos pada tanda gambarnya, namanya, partai atau lainnya," ujar dia.
Bahkan beberapa relawan demokrasi pun datang menyosialisasikan tentang pemilu ke anggota keluarga di kediamannya.
"Saya pun mendapat informasi dari isteri dan anak yang sudah mengikuti sosialisasi tentang Pemilu 2019, termasuk contoh atau jenis surat suara yang akan digunakan," ujarnya.
Arifin mengaku gembira menghadapi Pemilu 2019 ini. Dia pun sudah punya pilihan soal siapa pemimpin yang bakal dipilih.
Ia mengaku, sebelum mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) nanti, akan membuat catatan siapa saja yang akan dipilih agar tidak lupa dan salah mencoblos.
"Soal pilihan sudah ada di hati," ujarnya. (antara/osc)