Kepala Distrik Sentani Timur, Steven Ohee mengungkapkan kepastian pemakaman massal itu akan dilaksanakan usai Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin dan sejumlah pemilik hak ulayat meneken surat pelepasan tanah untuk pemakaman massal tersebut.
"Kami baru saja menandatangani surat pelepasan adat, Pak Kapolda Papua dengan para pemilik ulayat dan saya sebagai Kadisrtik Sentani Timur," kata Steven dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti hari ini diinformasikan akan dikuburkan, tapi persisnya jam berapa saya belum tahu, bisa saja jam 11 atau bisa siang," kata Steven.
Lihat juga:Pengungsi Sentani Mulai Kembali Pulang |
Dia menambahkan, tim DVI Polda Papua sebelumnya menerima 99 kantong jenazah dan dari jumlah tersebut, 77 di antaranya sudah diidentifikasi kemudian diserahkan ke keluarga.
Dari 22 kantong jenazah tersisa, dua di antaranya tidak berisi jasad manusia sehingga hanya 20 kantong jenazah yang berisi jasad manusia. Namun 20 kantung jenazah tersebut tidak bisa teridentifikasi.
"Memang benar pada Rabu (28/3), 20 kantong berisi jenazah korban banjir akan dimakamkan secara massal dan saat ini sedang dipersiapkan segala sesuatunya," kata Ramon.
Lihat juga:Warga Temukan Hiu di Banjir Bandang |