FUI Kerahkan Massa untuk Apel Siaga 313 di Depan KPU

CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 16:57 WIB
FUI Kerahkan Massa untuk Apel Siaga 313 di Depan KPU Panitia Bersama Forun Umat Islam (FUI) bersama FPI, GNPF, PA212, dan berbagai ormas dan lembaga Islam di Jakarta menyatakan akan melakukan Apel Siaga Umat 313 pada Minggu 31 Maret 2019 di depan kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Bersama Forum Umat Islam (FUI) bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam berencana menggelar Apel Siaga Umat 313 di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (31/3). Massa membawa pesan pemilu damai dan harapan penyelenggaraan pemilu yang bersih dan adil.

Massa tergabung dari sejumlah elemen mulai Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan berbagai ormas dan lembaga Islam di Jakarta.

"Apel Siaga Umat untuk pemilu bersih, jujur, adil dan tanpa kecurangan," ujar Sekretaris Jenderal Forun Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath dalam konferensi pers di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).


Ia mengatakan aksi ini bertujuan menyampaikan kepada penyelenggara dan peserta Pemilu 2019 dan kepada masyarakat agar pemilu bisa berjalan lancar dan tanpa kecurangan. Ia juga menyebut aksi dimulai dengan salat subuh berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa.


Umat Islam, kata dia, siap mengikuti pemilu sesuai dengan kewajiban yang tercantum pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) hasil Ijtimak Ulama Komisi Fatwa 2009 di Padang Panjang tentang Pemilu dan Penggunaan Hak Pilih. Apel Siaga 313, kata dia, juga merupakan aksi lanjutan dari apel yang digelar pada 1 Maret lalu di tempat yang sama.

Selain itu, Al Khaththath juga mengajak masyarakat di daerah agar bisa ikut melaksanakan gerakan yang sama di KPU daerah di seluruh Indonesia.

"Kami mengimbau para pemimpin Ormas menginstruksikan kepada cabang-cabangnya di seluruh Indonesia untuk bergerak membentuk kepanitiaan bersama dengan para pengurus dari ormas Islam lainnya untuk melaksanakan hal itu," tuturnya.


Tanpa atribut partai

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif yang juga hadir dalam konferensi pers menegaskan bahwa Apel 313 ini tidak akan diwarnai dengan tanda dukungan kepada pasangan capres cawapres manapun.

Ia juga mengimbau kepada ormas agar mensterilkan pelaksanaan apel tersebut dari segala macam atribut dukungan.

FUI dan Ormas Islam Rencanakan Apel Siaga 313 di Depan KPUSlamet Maarif. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

"Kami memastikan pada tanggal 31 Maret besok, di Apel Siaga tidak ada atribut partai manapun. Tidak ada atribut, simbol, logo, bendera capres-capres manapun," ujar Slamet.

Ia juga mengatakan hal ini bisa menjadi upaya untuk mendorong masyarakat agar ikut memilih dalam pemilu 2019 nanti dan tidak golput

"Kami berharap tingkat golput akan berkurang karena sudah sering sosialisasi bahwa kita ajak umat Islam untuk berperan aktif dalam pilpres dan pileg," kata dia.

(ani/ain)