Kubu Jokowi menggemakan gerakan Rabu Putih, sementara kubu Prabowo-Sandi menggaungkan gerakan Subuh Putih.
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengkaji dugaan pelanggaran asas rahasia dalam pemilu karena ada arahan pendukung menggunakan baju putih ke TPS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut Bawaslu sedang mengkaji kemungkinan aturan yang dilanggar. Sementara itu, ia mengimbau kepada dua kubu untuk menghindari pelanggaran aturan saat sama-sama memutihkan TPS.
Al Khaththath meminta mereka memutihkan TPS dan memilih sesuai hasil Ijtimak Ulama.
Di kubu lainnya, Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyerukan kepada Banser untuk mengawal TPS.
Ia menyuruh para Banser untuk datang dengan pakaian putih dan memilih pemimpin berpakaian putih. Mereka menyebutnya sebagai gelaran Rabu Putih.
"Karena putih adalah kita. Kita adalah baju putih. Jangan nanti diambil yang lain, kita udah baju putih sejak awal. Mau dipake yang lain. Enak aja," tutur Jokowi. (dhf/wis)