Awalnya, Prabowo berorasi tentang keinginannya menguasai kembali kekayaan rakyat Indonesia. Namun ia tiba-tiba menyapa kamerawan televisi Al Jazeera yang berdiri tepat di depan panggung.
"Lo TV dari mana lo?" tanya Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam bahasa Indonesia, ahlan wa sahlan berarti selamat datang. Ia kemudian kembali bertanya, "Khaifa haluk?". Pertanyaan itu merujuk pada menanyakan kabar.
"Kagak berani ke sini. Kalau ke sini dia nyamar," tutur Prabowo yang disambut tawa para pendukungnya.
Sebelumnya Prabowo sempat menyampaikan keinginan untuk mengembalikan kekayaan Indonesia. Ia mengaku prihatin karena kekayaan rakyat Indonesia selama ini sudah banyak diambil pihak luar.
"Kita sudah muak dengan kekayaan bangsa Indonesia dirampok ke luar negeri. Aset negara yang bagus kebanggaan kita, Garuda, Pertamina, PLN, PGN, aset negara yang hebat, tapi kita lihat keadaannya sekarang. Yasudahlah enggak mau bicara. Nanti dibilang hoaks," ucapnya.
Salah satu stasiun televisi yang sempat menuai protes dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah Metro TV. Terlebih stasiun televisi milik Ketua Umum Partai Nasdem itu saat ini ditunjuk sebagai penyelenggara debat capres, besok.
Penunjukan Metro TV ini menuai protes dari tim Prabowo karena dianggap tidak netral dan condong mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
[Gambas:Video CNN] (psp/dal)