Prabowo mengungkapkan hal itu saat kampanye akbar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/3).
"Adik-adikku para jenderal yang masih aktif, ingat sumpah kita, sumpah kita bahwa kita harus membela negara bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo di hadapan massa pendukungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bela lah rakyat, bangsa dan negara Indonesia. Karena percaya lah, sejarah manusia mengajarkan tidak ada kekuatan di bumi ini yang bisa melawan kehendak rakyatnya," kata dia.
Setelah menyampaikan hal tersebut, Prabowo pun bercerita. Ia mengaku baru-baru ini mendengar laporan bahwa ada oknum pejabat yang meminta para prajurit TNI untuk membagi-bagikan sembako di sejumlah daerah.
Sembako itu menurut Prabowo adalah bentuk suap oknum tersebut kepada masyarakat, entah untuk kepentingan dan keperluan apa.
Namun, kata Prabowo, saat para personel tersebut berangkat dan membagikan sembako. Keadaan di lapangan malah justru berbalik. Perintah yang diminta oleh oknum untuk mengarahkan dukungan ke calon tertentu, malah tak dilakukan para prajurit.
"Dia (prajurit) bagi-bagi sembako ke rakyat. Tapi dia bilang, jangan pilih foto yang itu. Ini cerita baru gue dengar," katanya.
Baginya, hal itu adalah bukti masih ada prajurit TNI yang berani berbuat jujur dan setia pada kebenaran.
Prabowo mengatakan menjelang pencoblosan yang tinggal menghitung hari, dia berpesan kepada para prajurit bahwa setinggi apapun pangkatnya, yang menang tetap rakyat.
"Maaf ya, bukan apa-apa ini cerita, jadi ya sudah, tinggal berapa hari. Saya ini kasihan sama adik-adikku. Jangan kau keliru, jangan kau melawan rakyat, kau pasti kalah, mau kau pakai berapa pun bintang di pundak," ujar Prabowo. (frd/wis)