Juru kampanye TKN, Inas Nasrullah Zubir mengatakan Hashim merupakan aktor yang menentukan jatah menteri bagi partai pendukung Prabowo-Sandiaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hashim pada Senin (1/4) mengungkapkan telah ada kesepakatan dengan PKS dan PAN terkait jatah kursi menteri jika Prabowo-Sandi menang pilpres. PAN akan mendapat tujuh kursi menteri dan PKS mendapat enam kursi.
Ia berkata Jokowi selaku calon petahana tidak membagi jatah menteri kepada parpol koalisi sebelum pilpres selesai.
"Karena yang terpenting adalah memenangkan pilpres dulu, karena kalau gagal bisa jadi koalisi Prabowo-Sandi saling hujat dan mencaci maki antar elite partainya," ujar Inas.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi bukan kali pertama ini menyinggung kursi menteri. Sebelumnya, Prabowo saat kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3), memperkenalkan sejumlah elite politik dari koalisi yang ia sebut bisa menjadi menteri seandainya menang.
Prabowo dalam kesempatan lain juga sempat membeberkan syarat yang harus dimiliki calon menterinya.
Salah satu syarat itu adalah tak boleh mengejar keuntungan pribadi atau kelompok dengan menggunakan jabatannya.
"Saya akan paksakan mereka. Saya tanya, apakah Anda bersedia bekerja untuk rakyat? Anda bersedia tak mencari keuntungan pribadi dari jabatanmu? Tidak mencari keuntungan keluarga atau konco-koncomu?" kata Prabowo di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (1/4). (jps/wis)