Jokowi mengatakan tiba di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong sekitar pukul 21.30 WIT. Seharusnya dirinya dijadwalkan sudah bertemu dengan pendukungnya pukul 21.00 WIT.
Jokowi mengaku langsung bertolak menuju Gedung ACC yang berjarak sekitar 12 kilometer dari bandara. Menurut Jokowi, bila perjalanan normal jarak tersebut bisa ditempuh hanya 15 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya kalau presiden mau lewat, jalannya bersih, nguing-nguing (dengan suara sirine). Dicegati sekilo, cegati cegati, cegati, kulo pripun (saya bagaimana)? Kulo nggih (saya hanya) geleng-geleng tapi nggih pripun (ya bagaimana) dicegat?" ujar Jokowi menambahkan.
Namun, kata Jokowi baru sebentar berjalan masyarakat kembali mencegat rombongan mobilnya.
Jokowi pun bersyukur wilayah Kabupaten Ngawi diguyur hujan deras. Menurutnya, bila tak hujan kemungkinan masyarakat akan mencegat rombongan mobilnya seperti yang terjadi di Sorong.
"Untung niki wau (tadi) hujan, kalau enggak hujan mungkin dicegat," tuturnya.
Sehari Empat Provinsi
Jokowi melanjutkan bahwa dirinya dalam satu hari melakukan perjalanan sampai 4 provinsi. Ia menuturkan usai berkampanye di Sorong, dirinya bersama rombongan bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan, sekitar pukul 09.00 WIT.
"Sampai sana siang. Sore dari Palembang terbang ke Solo," ujarnya.
Dengan demikian, kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu, dirinya sudah berpindah empat provinsi, yakni Papua Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan terakhir di wilayah Jawa Timur.
"Apa yang ingin saya sampaikan? Tambah kurus. Sehari gimana pindah empat provinsi tadi. Bayangkan, pindah-pindah. Kadang siang enggak bisa makan," katanya.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)