Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto meyakini rakyat akan memilih pemimpin yang santun, baik, serta jelas dalam rekam jejak dan program.
"Rakyat tidak mau gambling untuk memilih yang emosional," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (3/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi tanpa ada kamera," ujarnya.
"Kami diajarkan untuk berpolitik dengan penuh keyakinan dan percaya bahwa rakyat akan memilih yang santun, yang baik, yang jelas rekam jejaknya, yang punya program yang konkret," ujar Hasto.
Sebab, ia mengatakan sebelum debat pemilih yang belum nenetukan pilihannya jika dilihat dari survei masih terbagi secara proporsional.
"Tapi sekarang arahnya semakin ke Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin. Karena rakyat tidak mau ambil risiko, rakyat memerlukan pemimpin yang baik dan mampu melindungi," ujarnya.
"Bukan pemimpin yang justru menjadi ancaman karena emosinya," ujar Hasto.
Dalam debat capres keempat nada suara Prabowo meninggi dalam sejumlah sesi. Salah satunya ketika hadirin dalam acara debat tertawa usai Prabowo mengatakan pertahanan Indonesia lemah dan rapuh. Ia mengaku tidak tahu salah siapa sehingga hal itu terjadi.
"Kenapa kalian tertawa?," ujar Prabowo sembari menunjuk ke arah hadirin.
"Pertahanan Indonesia rapuh kok kalian tertawa? Lucu ya? Kok lucu," ujarnya menimpali.
Ia mengatakan Prabowo hanya ingin mennujukkan rasa nasionalisme dan patriotismenya ketika ada pihak yang menertawakan kelemahan bangsa Indonesia.
"Pak Prabowo bukan emosional, tapi siapapun manusia, anak bangsa ini yang melihat orang menertawakan bangsanya lemah maka memang harus marah," ujar Ferdinand.
[Gambas:Video CNN] (jps/ugo)