Peristiwa itu terjadi saat ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa menuntut penyelesaian sengketa lahan dengan PT Samhutani, Rabu (3/4) sekitar pukul 15.00 WIB.
Aksi massa tersebut berujung memanas setelah tuntutan mereka tidak dipenuhi hingga terjadi pembakaran kantor perusahaan PT Samhutani.
Lihat juga:PDIP: Jokowi Punya Kredo Tanah untuk Rakyat |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, dalam aksi itu, base camp dan kantor habis dibakar karena mereka menuntut pihak perusahaan hadir pada saat melakukan aksi.
"Anggota kita sudah turun ke lokasi untuk penanganan lebih lanjut," kata Dadan.
Konflik lahan antara warga Ladang Panjang dengan PT Samhutani telah berlangsung sejak beberapa tahun silam.
Warga menganggap lahan seluas empat ribu hektare yang terbagi di tiga desa, yakni Desa Ladang Panjang, Desa Gunung Kembang dan Desa Tanjung Rambai diserobot perusahaan.
Tuntutan warga juga tak kunjung ditanggapi perusahaan, walaupun Pemkab Sarolangun sudah beberapa kali turun tangan.
[Gambas:Video CNN] (ugo/antara)