"Pernyataan itu tidak tepat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Samyoga, Kamis (4/4).
Pernyataan TNI AU merespons pernyataan mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, JS Prabowo. Sebelumnya melalui akun Twitter-nya, JS Prabowo, @marierteman, menyebut ada tiga jet tempur yang melintas saat pesawat Prabowo akan lepas landas menuju Purwokerto pada (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Ia pun menjelaskan ketidakterlibatan Sukhoi dalam peristiwa tersebut. Bahwa pada Senin (1/4), di landasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur CN 235 Kalong Flight, posisi sudah take off dan berikutnya yang akan take off adalah pesawat 9HNYC onboard yang ditumpangi Prabowo Subianto.
Menurut dia, saat pesawat 9HNYC diberikan release take off juga, kondisinya belum aman karena pesawat CN235 belum menuju cross wind (belum belok), sehingga pesawat 9HNYC abort take off, untuk keamanan.
"Abort take off dilakukan oleh senior ATC karena sebelumnya yang handle masih junior ATC. Jadi, abort-nya 9HNYC karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sukhoi," papar Samyoga.
[Gambas:Video CNN]
(ain)
Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)