"Saya kecewa berat. Ada bermacam teori. Jangan-jangan Ratna Sarumpaet yang lurus dan istiqomah ini ada (belajar) kekuatan spiritual sampai ke sana pikirannya (berbohong)," kata Amien saat bersaksi di sidang Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amien mengetahui Ratna berbohong pada tanggal 3 Oktober 2018 sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, Amien mengaku mengetahui kabar kebohongan Ratna dari berita di media siber.
Terakhir, Amien menegaskan tidak ada keributan fisik atas kehebohan kebohongan Ratna. Dia juga kembali membela Ratna dengan mengatakan setiap orang pernah berbuat salah, termasuk Ratna Sarumpaet.
"Jadi ini buat saya ini bagus semua orang pernah kepleset. Dengan mengaku salah ini kan ga jadi ruwet. Lagian tidak ada kejadian perselisihan fisik," kata dia.
Selain itu, Ratna juga didakwa dengan Pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dinilai telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atas dasar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). (ctr/wis)