Angka dukungan FPI itu merupakan survei LSI Denny JA pada Maret lalu. Dalam survei itu, LSI Denny JA mencatat dukungan FPI ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mulai luntur dan sebagian beralih mendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Ya alhamdulillah," kata Jokowi sambil tertawa saat ditemui di Masjid Agung Brebes, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (4/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian ada cawapres yang datang ke sebuah daerah ditolak. Janganlah. Cawapres yang datang ke sebuah provinsi ditolak, ndak. Itu bukan pesta demokrasi," ujar Jokowi.
Hal itu dialami Ma'ruf Amin saat hendak berkampanye ke Pamekasan, Jawa Timur, pada 1 April 2019. Hal serupa juga dialami oleh Sandiaga Uno saat berkampanye di Bali pada 23 Februari 2019.
Jumlah responden dari kalangan FPI ini berjumlah 0,9 persen dari total 1.200 responden.
"Secara angka memang tidak terlalu jauh. Mengapa (ada FPI yang dukung) karena persepsi bahwa Jokowi-Ma'ruf tidak ramah Islam dan ulama lambat laun semakin terkikis," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantornya saat menyampaikan hasil survei.
Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode focus group discussion (FGD), analisis media, dan wawancara mendalam. (dhf/osc)