"Goyangannya sangat terasa dan terdengar bergemuruh bahkan barang-barang di dalam rumah ikut berjatuhan," ujar Meutia, warga Desa Titidu, Kecamatan Kwandang dikutip dari Antara.
Hal yang sama diungkapkan Hairunissa, warga Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, yang mengaku sempat panik dan lari ke luar rumah menggendong anaknya sebab lindu yang begitu kencang terasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gempa 5,2 SR Guncang Gorontalo |
Kencangnya goyangan gempa ikut dirasakan warga hingga di wilayah barat kabupaten itu.
"Warga yang tertidur lelap kaget karena goncangan gempa sangat terasa. Bahkan penghuni di rumah saya pun sempat panik ke luar rumah," ungkapnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut pusat gempa yang dirasakan masyarakat Gorontalo berada 16 kilometer barat laut Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara.
Gempa berkekuatan 5,3 SRyang terjadi pukul 03.45 Wita, berlokasi di 1.03 Lintang Utara dan 123.18 Bujur Timur dan berada pada kedalaman 13 kilometer itu tidak berpotensi tsunami. (antara/osc)