Kepala Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis menegaskan kampanye Prabowo kemarin untuk didengar dan diketahui oleh lintas golongan.
"Pada dasarnya kampanye sudah diatur jadwalnya. Dan yang terpenting tujuan utamanya adalah menyampaikan platform atau program capres 02 untuk didengar dan diketahui serta dipercayai oleh semua umat (lintas golongan)," kata Damai dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY menyebut apa yang dilakukan dalam kampanye akbar tersebut tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang seharusnya bersifat inklusif.
Dia lalu menyarankan kepada Prabowo agar penyelenggaraan kampanye ke depannya bisa mencerminkan inklusivitas, kebinekaan atau kemajemukan, serta persatuan.
"Cegah demonstrasi apalagi show of force identitas, baik yang berbasiskan agama, etnis serta kedaerahan, maupun yang bernuasa ideologi, paham dan polarisasi politik yang ekstrem," tulis SBY.
"Pemilihan Presiden yang segera akan dilakukan ini adalah untuk memilih pemimpin bangsa, pemimpin rakyat, pemimpin kita semua. Karenanya, sejak awal set up-nya harus benar," ujarnya menambahkan.
Surat SBY ditulis di Singapura, 6 April lalu atau sehari sebelum kampanye. Dia mengaku menulis surat setelah menerima kabar tentang set up, run down dan tampilan fisik kampanye akbar Prabowo-Sandi di SUGBK.
SBY tak menjelaskan rinci set up dan run down yang dia maksud. Namun, kampanye akbar di SUGBK kemarin, dibuka dengan acara salat subuh berjamaah. Selanjutnya, kampanye diisi oleh doa bersama termasuk pidato dari Prabowo Subianto.
PA 212 mengatakan sangat menyadari kritik SBY atas kampanye akbar tersebut. Damai menduga kritik itu dipicu beberapa faktor.
Karena kurang fokus, menurut Damai SBY kurang menyimak. Hanya saja dia yakin SBY akan berubah pikiran jika telah mendengarkan semua isi kampanye dari Prabowo dan Rizieq Shihab di kampanye akbar tersebut.
Kata Damai pesan Rizieq yang disampaikan lewat video jarak jauh tidak dikhususkan untuk umat muslim saja, melainkan lintas SARA.
"Bahkan sebaliknya beliau [SBY] kami yakin akan mendukung program yang sudah berjalan mulus hari ini, bahkan sambutan dari kampanye hari ini, Ahad/Minggu 7 April 2019 yang juga diisi dengan sambutan dari lima pemuka agama yang diakui di Indonesia, yang isinya sungguh amat menyejukkan semua yang hadir," ujar Damai. (bmw/wis)