"Kartu ini keluarnya masih tahun depan, karena ini program capres. Saya tidak mau ngomong baik-baik, ya kan baik-baik, tetapi nanti setelah tanggal 17," ujar Jokowi saat bicara di hadapan pendukungnya dalam kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4).
Mendengar penjelasan Jokowi, sejumlah relawan cukup terkejut. Mereka terdengar mengucapkan "Yaah".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa yang setuju tiga kartu ini tunjuk jari?," tanya Jokowi direspons acungan jari telunjuk para relawan.
Jokowi menyatakan ketiga kartu tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat jika terealisasi. Untuk KIP Kuliah, ia berkata akan memberi kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK untuk meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi, baik dalam dan luar negeri.
Terkait Kartu Pra Kerja, Jokowi berkata bisa digunakan oleh lulusan SMA/SMK dan pengangguran untuk mendapat pelatihan dari Kementerian, BUMN, hingga swasta.
Pemilik kartu itu, kata dia, juga akan mendapat insentif honor dari pemerintah untuk modal mencari pekerjaan.
"Jadi kita dipacu semangat untuk dapat kerja. Ini namanya Kartu Pra Kerja," ujarnya.
Sementara Kartu Sembako Murah, Jokowi meyakini bakal disukai oleh ibu-ibu. Sebab, ia menjelaskan pemerintah akan memberikan diskon harga kebutuhan pokok seperti beras, gula, hingga minyak tanah lewat kartu tersebut.
Dalam kampanye itu, Jokowi juga kembali mengingatkan para relawan untuk mengajak keluarga dan teman ke TPS.
"Memakai baju putih. Karena yang mau dicoblos bajunya putih. Nomornya kosong satu," ujar Jokowi.
Usai kampanye di Karawang Jokowi menuju Bandung. Di sana dia berpidato di depan para buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Setelah itu Jokowi dijadwalkan terbang ke Solo, kota kelahirannya, untuk kampanye terbuka di Stadion Sriwedari. (jps/wis)