Sambil berkelakar, ia mengaku optimis mampu meraup suara dukungan yang lebih tinggi dari kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 karena sudah 'menyalami' Wali Kota Probolinggo Rukmini Buchori.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, ia tak hanya optimistis membalikkan keadaan di Probolinggo. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu yakin mampu meningkatkan perolehan suara di Jawa Timur secara keseluruhan pada Pilpres 2019.
Prabowo Subianto (kiri) mengungguli Jokowi (kanan) di Kota Probolinggo pada Pilpres 2014. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
"Feeling saya menyatakan bahwa di Jatim akan ada kejutan besar. Kita akan mendapatkan angka yang betul-betul membuat kaget. Minimal 70 persen, minimal. Kalau 75 persen, alhamduliah, 80 persen, alhamdulillah," katanya.
Tak hanya bicara soal target-target perolehan suara, seperti biasa, Jokowi mengajak para pendukungnya untuk terus militan dalam menggalang dukungan bagi dirinya dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin.
"Coba dipikir antek asing dari mana? Blok Mahakam sudah diserahkan ke Pertamina, Blok Rokan sudah dimenangkan Pertamina juga. Freeport, kita sudah pegang mayoritas 51 persen sahamnya," tuturnya.
"Tapi ya saya hanya bisa ngebatin, 'sabar ya Allah' dan saya selalu bersyukur, karena kalau bersyukur, nikmat yang diberikan akan lebih besar," sambungnya.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
"Terakhir, nanti tanggal 17 April ajak saudara dan teman berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara bersama-sama. Saya ajak untuk memakai baju putih, karena yang akan dicoblos bajunya putih," pungkasnya.
Dalam kampanye terbuka itu, turut hadir Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Ketua Perindo Hary Tanoesoedibjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, dan Wali Kota Probolinggo Rukmini Buchori.
[Gambas:Video CNN] (uli/arh)
Prabowo Subianto (kiri) mengungguli Jokowi (kanan) di Kota Probolinggo pada Pilpres 2014. (
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen