"Kita ingin punya mobil buatan Indonesia yang benar-benar buatan Indonesia, bukan mobil etok-etok (bahasa jawa: pura-pura), motor benar-benar buatan Indonesia," kata Prabowo saat berorasi dalam kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4).
Prabowo mengatakan program andai dirinya dan Sandiaga memenangi Pilpres, maka akan berupaya pembangunan ratusan pabrik baru. Ia pun menjanjikan produk otomotif yang betul-betul merek nasional seperti pesawat yang dimotori PT Dirgantara Indonesia (dulu IPTN).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara tersirat, soal mobil buatan nasional itu menyinggung capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Saat Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo pada 2012 silam dia menggunakan mobil sport utility vehicle (SUV) karya siswa SMK, Esemka, sebagai mobil dinasnya.
Namun, Jokowi yang kini Presiden RI menjelaskan setelah masuk tahap industri Esemka tak terkait pemeritahannya. Mnurut Jokowi, tugas pemerintah hanya mendorong.
"Setelah jadi ya diserahkan kepada industri. Seperti saat ini, Esemka sudah dikerjakan dan dikembangkan penuh oleh industri tanpa campur tangan pemerintah dalam proses produksinya. Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri," ujar Jokowi dalam unggahan di media sosial, 25 Oktober 2018.
Dalam kampanye terbuka di Solo hari ini, sejumlah tokoh politik dan kader parpol koalisi Adil Makmur terlihat menemani.
Beberapa di antaranya adalah politikus Partai Berkarya yang juga dikenal sebagai mantan istri Prabowo yaitu Siti Setiadi Hariyadi alias Titiek Soeharto.
Pun hadir AHY yang merupakan Komandan Kogasma Partai Demokrat. AHY menjadi pengganti SBY untuk mengelola upaya pemenangan Demokrat dalam Pileg maupun Pilpres 2019 sementara ayahnya berkonsentrasi menemani ibunya, Ani Yudhoyono, menjalani pengobatan kanker di Singapura.
(kid)