Hal itu ia sampaikan saat menggelar kampanye terbuka di Gedung Bazul Asyhab, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (11/4).
Jokowi bercerita salah satu contoh hoaks yang kerap menimpa dirinya adalah soal legalisasi perkawinan sejenis bila dia dan Ma'ruf Amin terpilih di Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada isu kalau menang zina dan perkawinan sejenis diperbolehkan. Ini fitnah keji yang murahan," kata Jokowi.
"Tolong diluruskan, tidak mungkin dlakukan, karena kita tau cawapres kita ketua MUI, kita ini negara muslim penduduk besar dunia enggak mungkin dilakukan, siapapun presidennya enggak berani," kata dia.
"Dalam hati saya, saya hanya menyampaikan sabar ya Allah sabar ya Allah. Tetapi sekarang harus dijawab," kata dia.
Isu legalisasi perkawinan sejenis pernah menyedot perhatian masyarakat, pada Maret 2019. Ketika itu beredar video sejumlah emak-emak di Karawang, Jawa Barat sedang mengampanyekan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ketika itu, emak-emak itu mengatakan bila Jokowi terpilih maka perkawinan sejenis akan dilegalkan. Polisi telah menangkap tiga orang perempuan itu.
Sejak itu, di beberapa kesempatan Jokowi selalu mengajak pendukungnya untuk melawan hoaks yang menyudutkannya.
[Gambas:Video CNN] (ugo/rzr/ugo)