Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada hari ini, Kamis (11/4).
Peristiwa bermula dari aduan relawan sekber satgas BPN PADI (Prabowo-Sandi) Malaysia bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu di dua lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperkirakan jumlah surat suara yang berada di lokasi pertama sejumlah 10-20 ribu buah dan jumlah yang kurang lebih sama juga berada di lokasi kedua," ujar dia.
Panwaslu Kuala Lumpur mengambil sampel surat suara dan menemukan sudah tercoblos untuk paslon 01 dan caleg nomor 3 Partai Nasdem di Dapil Jakarta II.
Lalu pukul 13.30 enam anggota Polis Diraha Malaysia Sungai Tangkas mendatangi lokasi. Setelah meminta keterangan, kepolisian lokal menyarankan KBRI untuk mengamankan surat suara tersebut. Kemudian pada 14.20 kepolisian memasang garis polisi.
Di lokasi kedua, mereka menemukan 158 karung berisi 216-230 surat suara per karung. Yaza menyebut total ada sekitar 40-50 ribu surat suara.
"Kali ini surat suara yang di coblos yaitu capres 01 dengan Caleg DKI Dapil 2 Nasdem nomor 2. Terdapat juga beberapa lembar surat suara tercoblos caleg Demokrat nomor urut 3," tuturnya. (osc)