Itu didasarkan survei elektabilitas pada periode 5-8 April 2019. Secara keseluruhan, survei ini menemukan bahwa elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mencapai 50,4 persen, sementara pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo SUbianto-Sandiaga Uno mencapai 32,5 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kedua pendukung yang bisa beralih pilihan atau swing voters, Deni menyebut 6,4 persen berasal dari pendukung Jokowi-Ma'ruf, sedangkan untuk pendukung Prabowo-Sandi sebesar 4,5 persen.
"SMRC melakukan prediksi pilihan pada kelompok undecided dilihat dari berbagai karakteristik, misal dengan skala bipolar dia kasih skor berapa, kemudian skala polar berapa, lalu dilihat juga faktor lain misal suka atau nggak sama kandidat dia bilangnya apa," kata Deni.
Survei SMRC ini melibatkan responden sebanyak 2.568 orang dari seluruh provinsi di Indonesia. Responden yang berhasil diwawancarai mencapai 2.285 orang. Margin of error survei +/- 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)