Jokowi menyebut perekonomian tidak bisa diatasi dari cerita-cerita perseorangan seperti yang dipaparkan Sandi sedari awal debat.
"Tidak bisa seperti Bapak bilang ibu ini, ibu ini. Ini ekonomi makro, tidak bisa orang per-orang jadi patokan," kata Jokowi dalam debat yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi sebelumnya juga bercerita soal kisah sedih Ibu Nurjanah. Saat Sandi menemui Nurjanah, pedagang itu mengeluhkan pasar-pasar tradisional yang makin sapi.
"Ekonomi negara ini harus kita mengerti dari sisi supply-demand, itu harus pakai angka dari data dan survei. Tidak mungkin melakukan kebijakan berdasarkan satu, dua, atau tiga orang yang menyampaikan keluhan," tegas Jokowi.
Dalam segmen berikutnya, yakni segmen kelima, Sandi menjawab cibiran Jokowi tersebut. Sandi menyebut cerita-cerita itu berdasarkan pengalamannya berkeliling Indonesia.
"Saya mungkin memohon maaf kepada Pak Jokowi karena nama-nama Ibu Mia, Nurjanah, adalah tokoh-tokoh yang saya temui di 1.550 kunjungan," ujar Sandi.
Debat Kelima Pilpres 2019 membahas tema kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri.
[Gambas:Video CNN] (tst/dal)