Dari pantauan CNNIndonesia.com, Ardy tertahan di pintu masuk tempat pemeriksaan undangan. Menurut aturan, untuk bisa masuk ke dalam ruangan, para tamu mesti memiliki undangan dan gelang sebelum dilakukan pemeriksaan oleh petugas Komisi Pemilih Umum (KPU).
Ardy bahkan sempat mengeluarkan pernyataan agar Demokrat keluar dari koalisi Prabowo-Sandi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan protes itu terjadi setelah debat kelima Pilpres 2019 memasuki debat ketiga. Dalam sesi kedua debat pamungkas, Prabowo sempat menyatakan bahwa salahnya arah pembangunan ekonomi di Indonesia saat ini juga tak terlepas dari kesalahan presiden-presiden sebelum Jokowi.
Menurut Ferdinand, aksi protes yang terjadi itu hanya masalah salah paham saja sehingga yang bersangkutan tidak bisa masuk.
"Dia (Ardy) kan punya tiket, tadi katanya gelangnya tidak ada, jadi tidak bisa masuk," ujar Ferdinand.
Ferdinand juga menyebut bahwa aksi protes yang sempat terjadi tersebut diakibatkan oleh emosi sesaat saja.
"Itu emosional sesaat aja, garis partai ini tetap mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres," kata Ferdinand.
[Gambas:Video CNN] (dis/dal)