Dalam debat, Prabowo menyinggung bahwa kesalahan ekonomi di Indonesia saat ini terjadi bukan semata karena salah Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun juga presiden-presiden sebelumnya.
Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Presiden ke-6 RI sebelum Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu ada perubahan yang dilakukan dari satu presiden ke presiden berikutnya. Yang sudah baik lanjutkan yang belum baik diperbaiki," ujar AHY menambahkan.
"Artinya yang sebaiknya kita inginkan para pemimpin terus menghargai para pendahulu dengan semangat menjadi lebih baik dari pendahulunya," ujarnya.
Putra sulung SBY itu memastikan bahwa Demokrat tidak mungkin keluar dari koalisi pengusung pasangan Prabowo-Sandi.
"Tidak mungkin kami keluar dari koalisi. Besok tiga hari lagi tinggal pemungutan suara. Jadi teman-teman media tidak perlu terlalu membuat suasana panas koalisi tidak utuh, tidak solid," ujarnya.
AHY memastikan koalisi partai pengusung Prabowo-Sandi solid. Menurutnya, semua petinggi partai koalisi pun hadir untuk memberikan dukungan kepada Prabowo dan Sandi dalam debat terakhir Pilpres 2019.
"Tapi kami juga punya tugas mandat untuk memenangkan Partai Demokrat dalam pemilihan legislatif," kata AHY.
[Gambas:Video CNN] (fra/dal)