Humas Basarnas Kendari, Wahyuddin, melalui pesan teks yang diterima mengatakan dari jumlah warga yang sudah dievakuasi datang dari warga yang bermukim di Kompleks BTN Griya Raya, BTN Citra Indah yang dilanda banjir dengan ketinggian air di atas satu meter.
Setelah laporan warga diterima, tim penyelamat Basarnas Kendari mengerahkan dua tim untuk memberikan bantuan. Akibat banyaknya permintaan evakuasi dari warga, Basarnas Kendari kembali memberangkatkan 2 tim lain untuk melayani permintaan evakuasi warga di sejumlah titik seputar kelurahan Lepo-Lepo dan kelurahan Wundudopi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyu mengatakan Basarnas telah menyiapkan 50 orang personil SAR Kendari. Tim bersiaga di kantor untuk mengantisipasi jika ada permintaan evakuasi tambahan dari masyarakat. Terutama jika kondisi cuaca kian memburuk dan banjir kian besar dan meluas.
Warga mengaku kecewa dengan Pemerintah Kota Kendari yang tidak pernah memberikan solusi terhadap banjir tahunan saat musim hujan dan masalah sampah yang belum terselesaikan.
"Kami berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut," kata Muksim Ibrahim, salah satu warga kompleks BTN Pepabri Lepo-Lepo Indah yang juga rumahnya terendam banjir. (antara/eks)