Jokowi bersama keluarga pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah sekaligus bertemu Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman bin Abdulaziz al-Saud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Panglima TNI itu menduga informasi tidak benar soal permintaan Jokowi ingin bertemu Rizieq hanya untuk menggoyahkan masyarakat yang sudah mantap memilih calon presiden nomor 01 itu.
"Enggak lah memaksa. Enggak bisa, raja mana bisa dipaksa," katanya.
Sebelumnya, FPI mengklaim ada anggota tim sukses capres petahana Joko Widodo yang mengontak Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi. FPI menyebut tim itu meminta kesediaan Rizieq untuk bertemu dengan Jokowi di sana.
Dalam utasan atau rangkaian twit di akun Twitter mereka, FPI mengatakan bahwa mereka dikabari Jokowi akan umrah di Makkah.
Ormas Islam yang bermarkas di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu lantas menyebut pihak Jokowi mengatur pertemuan di salah satu hotel berbintang untuk bertemu Rizieq.
Juru bicara FPI, Slamet Maarif membenarkan rentetan twit tersebut. Ia menegaskan bahwa tak ada pertemuan karena Rizieq menolak bertemu Jokowi. "IB HRS menolak bertemu," ucap Slamet. (fra/wis)