"Yang saya maksudkan bukan Komisi Pemilihan Umum, (tapi) Bawaslu," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (16/4).
Meski menyebut oknum Bawaslu, Hasto enggan merinci siapa oknum Bawaslu yang diduga berpihak. Hasto berkata pihaknya masih mengkaji dugaan tersebut. Ia juga tidak menyebutkan komisioner Bawaslu dimaksud ada di tingkatan mana, pusat atau daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto menyebut salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terindikasi memiliki orientasi politik kepada pasangan calon (paslon) tertentu di Pemilu 2019.
"Itu belum dampak dari debat terakhir dan juga rapat umum rakyat yang dihadiri dengan antusiasme yang luar biasa. Belum pernah terjadi dalam sejarah demokrasi kita maka kami meyakini akan naik di atas 58 persen itu," ujarnya.
Diketahui Bawaslu RI periode 2017-2022 dipimpin oleh Abhan dan empat anggota. Keempatnya, yakni Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afifuddin, Rahmat Bagja, dan Fritz Edward Siregar.