Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyampaikan KPU akan melakukan sesuai rekomendasi Bawaslu. Namun harus memastikan kesiapan logistik pemilu terlebih dulu.
"KPU akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut, dengan terlebih dahulu melakukan pertama, klarifkasi terhadap jumlah pemilih yang sudah masuk dalam antrean," kata Wahyu dalam jumpa pers di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua KPU Arief Budiman menyebut pihaknya juga akan berkoordinasi dengan perusahaan pencetakan untuk memastikan kesiapan pencetakan surat suara tambahan.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan antrean pemilih di Sydney, Australia. Beberapa dari mereka tak kebagian mencoblos karena PPLN sudah menutup TPS.
Bawaslu memerintahkan untuk melakukan pemungutan suara susulan bagi pemilih yang sudah terdaftar, tapi belum mendapat kesempatan mencoblos.
"Kami perintahkan untuk lakukan pemungutan ulang bagi WNI di Sydney yang sudah terdaftar dan mengantre ke TPS tapi belum menggunakan hak pilih. Itu sesuai yang diatur Undang-undang," kata Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (16/4).
[Gambas:Video CNN] (dhf/ain)