Anggota Bawaslu DKI Puadi menyebut serangan fajar diketahui usai pihaknya mendapat laporan warga. Operasi pembekukan langsung dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB.
"Dari laporan warga di Semanan, Jakarta Barat bahwa ada bagi-bagi sembako, kita kebetulan sedang patroli pengawasan, langsung menuju ke sana," kata Puadi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini Bawaslu DKI belum bisa memastikan peserta pemilu mana yang bertanggung jawab atas serangan fajar ini. Namun mereka sudah mengamankan orang yang akan membagikan sembako itu.
Bawaslu menggelar operasi Patroli Pengawasan untuk mencegah politik uang di Pemilu 2019. Operasi dimulai pada hari pertama masa tenang, Minggu (14/4).
"Di 25 kasus itu tersebar di 13 provinsi di Indonesia. Dengan tangkapan terbanyak di Jawa Barat dan Sumatra Utara dengan jumlah lima kasus," ujar Afif dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (16/4). (dhf/fea)