Luhut Sebut RI Masih Butuh Pemimpin Melayani Seperti Jokowi

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 14:43 WIB
Luhut Sebut RI Masih Butuh Pemimpin Melayani Seperti Jokowi Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan Indonesia masih butuh pemimpin yang melayani seperti Jokowi. (Dok. Kemenko Maritim)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Hal itu ia sampaikan usai memberikan suara dalam Pemilu 2019 Rabu (17/4) pagi.

Luhut menyatakan sikap pemimpin yang siap melayani tersebut saat ini ia lihat dari Calon Presiden Joko Widodo. Jokowi ia sebut sebagai pemimpin merakyat dan melayani.

Kesimpulan tersebut ia ambil dari pengalamannya selama  menjadi anak buah Jokowi selama 4,5 tahun ini.



"Pak Jokowi berikan contoh betul-betul merakyat. Jadi pemimpin itu menjadi pelayan publik itu. Tapi kalau pemimpin itu mesti harus dilayani, itu yang bikin kita susah," kata Luhut.


Sikap melayani tersebut kata Luhut ia contoh. Saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ia tidak pakai jalur cepat.

Luhut, istri beserta kedua anaknya sempat menunggu satu jam untuk bisa memberikan hak suaranya. Waktu tunggu itu pun ia manfaatkan untuk
 berbincang bersama warga sekitar.

Luhut turut melayani permintaan warga yang hendak berfoto bersama.
"Sekarang kalau lihat Pak Jokowi selama memimpin empat setengah tahun lebih ini, hampir 5 tahun, beliau kan melayani dan itu buat kalian yang muda-muda saran saya kalau mau jadi pemimpin harus reach out people," tutur mantan Menko Polhukam ini.

Ia mengatakan selama ini tak pernah mendikte anggota keluarganya dalam menentukan pilihan calon pemimpin. Menurutnya, anak hingga cucunya sangat demokratis. "Saya bebaskan. Saya bilang pilihanmu mana terserah tetapi tanya nurani mu paling dalam dan lihat track record siapa yang mau kau pilih," kata Luhut.

[Gambas:Video CNN]
 
(chr/agt)