Sementara, mantan kompetitornya di Pilkada Sumut 2018, Djarot Saiful Hidayat, mengaku agak kerepotan dengan surat suara yang terbilang lebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edy terlihat didampingi sang istri Nawal Lubis beserta ketiga anaknya kompak mengenakan pakaian berwarna putih.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sementara, wakilnya, Musa Rajekshah alias Ijeck, mengaku heran anaknya Ia mengaku heran karena anaknya mendapat dua undangan memilih (formulir C6) dari dua TPS berbeda, yakni dari TPS 06 dan di TPS 13.
Ijeck pun sempat menanyakan kepada petugas KPPS terkait undangan ganda yang diterima anaknya tersebut.
Lihat juga:Wartawan Harus Baik, PSSI Sehat? |
Dia saat itu datang bersama istri Sri Ayu Mihari dan anaknya mencoblos di TPS 06 Komplek Cemara Asri Medan, Rabu (17/4).
Terpisah, Djarot Saiful Hidayat menyalurkan hak suaranya di TPS 10, Jalan Diponegoro, Kelurahan Madras, Kota Medan Sumatera Utara, Rabu (17/4/2019). Pria yang maju dalam bursa pemilihan calon legislatif DPR RI Dapil Sumut 3 dari PDIP ini datang bersama istri dan anaknya.
Eks Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengeluhkan lebar surat suara. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Kertas suara lebar banget, bukanya menutupnya butuh waktu. Kalau kita sih seperti kita ini membutuhkan waktu. Saya yakin kalau untuk penghitungan semua jam 1 masih belum kelar karena lama," ujarnya.
Menurut Djarot, ukuran kertas suara ini akibat partai politik yang banyak. Untuk menyederhanakan kertas surat suara, kata dia, adalah dengan cara penyederhanaan jumlah parpol.
Lihat juga:Cerita Petugas TPS Cemas Sambut AHY |
Tak hanya itu, bilik untuk mencoblos juga terlalu kecil tak sebanding dengan ukuran kertas surat suara yang terlampau lebar. Apalagi jarak antara bilik satu dengan lainnya terlampau rapat.
"Biliknya kecil ya tidak sebanding dengan kertasnya. Apalagi jarak antara bilik satu dengan bilik lainnya terlalu dekat," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. (
Eks Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengeluhkan lebar surat suara. (