Hal itu menanggapi hasil hitung cepat yang masih menempatkan Jokowi-Ma'ruf masih unggul dari paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Quick Count Kompas menempatkan Jokowi-Ma'ruf unggul 54,81 persen dan Prabowo-Sandiaga 45,19 persen, sementara exit poll LSI Denny JA menempatkan 56 persen dan Prabowo 43 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto mengaku pihaknya mengapresiasi seluruh rakyat Indonesia, aparat penegak hukum, dan penyelenggara pemilu yang telah membuat pemilu berjalan lancar. Sebab, ia sempat khawatir ada pihak-pihak yang mencoba memprovokasi rakyat.
Terkait dengan hasil survei, Hasto kembali menyampaikan berterima kasih kepada rakyat. Sebab, ia melihat hasil survei sejumlah lembaga independen memperlihatkan suasana kebatinan rakyat semakin memberikan dukungan bagi Jokowi-Ma'ruf.
"Pada akhirnya kekuatan politik yang sebenarnya itulah yang menjadi benteng terbaik bahwa politik itu suci putih berdedikasi bagi bangsa dan negara," ujar Hasto.
"Kami selalu diingatkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa pemilu hanya alat untuk mencari pemimpin pemilu, bukan sebuah wahana untuk berkontestasi dengan segala cara," ujarnya.
Tonton juga video: Respons Quick Count, Prabowo Klaim Menang di Exit Poll
[Gambas:Video CNN] (jps/ugo)