Berdasarkan hasil hitung cepat, Rabu (17/4), Lembaga Survei Kedai Kopi, Jokowi-Ma'ruf mendapat 41,35 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 58,62 persen suara di Jawa Barat. Data yang masuk sampai pukul 16.10 WIB sebesar 54,45 persen.
Sementara berdasarkan hitung cepat Litbang Kompas, Jokowi-Ma'ruf mendapat 41 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 59 persen. Data yang masuk dalam hitung cepat Litbang Kompas itu sekitar 54,8 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi-Ma'ruf Unggul di Rutan Dhani Mendekam |
"Ini problem kultural. Di Indonesia faktor kultural masih sangat dominan dan menentukan. Akhirnya (menjadi) pertimbangan politik," kata Kunto kepada CNNIndonesia.com, di Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Selain perbedaan suku, kata Kunto isu agama juga mempengaruhi pilihan masyarakat Jawa Barat. Menurut Kunto, terdapat perbedaan Islam secara tradisi di masyarakat Jawa dengan masyarakat Sunda.
"Sehingga Jokowi dipersepsikan tidak cukup Islami bagi orang-orang Jawa Barat," tuturnya.
Dari hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul sementara dari pasangan Prabowo-Sandi. Salah satunya hitung cepat dari Kedai Kopi, Jokowi-Ma'ruf unggul 53,11 persen, sementara Prabowo-Sandi 46,9 persen. Data masuk 57,25 persen.
Hasil hitung cepat berasal dari sejumlah lembaga survei bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara bertahap dari tingkat TPS sampai nasional.
[Gambas:Video CNN] (fra/ayp)