"Tim siber sudah melakukan penggerebekan dua titik di Bekasi. Terakhir itu hasil pelacakan sebelum ponsel off itu ada di dua titik rumah tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (17/4).
Dedi mengatakan penggerebekan itu bertujuan untuk menangkap pelaku berinisial WN. Dia diduga orang yang menjelaskan jika server yang bermarkas di Singapura telah di-setting untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf dengan perolehan suara 57 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Dedi, polisi juga masih mengidentifikasi pembuat video yang berisi konten hoaks ini.
Lihat juga:Pengamat: KPU Terancam Serangan Siber ke DPT |
Usai menangkap EW dan RD, polisi masih memburu dua orang, satu diantaranya WN.
[Gambas:Video CNN] (jnp/ugo)