Dari berbagai quick count sejumlah lembaga, PSI hanya mampu meraih suara rata-rata 2 persen. Artinya, PSI terancam tidak akan bergabung dengan partai politik di DPR RI, Senayan, Jakarta.
Meski tetap menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti, namun PSI sudah mengambil kesimpulan, bahwa partainya bakal gagal lolos ke DPR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Grace, dengan meraih dua persen suara artinya partai yang diusung anak muda ini mendapatkan total sekitar tiga juta suara dari seluruh Indonesia. Grace mengatakan akan tetap memperjuangkan aspirasi dari tiga juta suara tersebut.
"Tak ada suara terbuang, tak ada suara yang sia-sia. Saya ucapkan terima kasih kepada sekitar 3 juta rakyat Indonesia yang telah mempercayai PSI. Kita akan terus memperjuangkan nilai-nilai yang kita yakini," ucap Grace.
Di satu sisi Grace mengungkapkan kegembiraannya karena calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandi berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei.
"Kami siap menjadi partner Pak Jokowi menjalankan program-program kerakyatan yang akan meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Grace.
"PSI akan kembali menyapa rakyat. Bukan lima tahun lagi, tapi besok! We shall return, soon!" kata Grace. (ptj/osc)