Pria yang karib disapa AHY itu menolak memberi komentar saat dimintai tanggapan oleh awak media seputar klaim kemenangan Prabowo Subianto atas Pemilihan Presiden 2019 hari ini, Rabu (17/4). AHY hanya mengatakan pihaknya sudah melihat rekaman video perayaan dan pidato Prabowo.
"Sudah (melihat pidato Prabowo)," ucap salah satu punggawa partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sembari meninggalkan wartawan dan menaiki mobilnya di Kantor Pusat Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Partai Gerindra itu membuat pidato perayaan yang diakhiri dengan sujud syukur.
"Sudah ya, jangan lagi. Dikit-dikit lah, besok kan kita ketemu lagi," ucap Hinca.
Dalam jumpa pers, AHY sempat menyatakan bahwa pihaknya mendukung siapapun presiden terpilih nanti. Asalkan, menurut Agus Yudhoyono, pemimpin negara tersebut mampu memimpin masyarakat Tanah Air tanpa mengkotak-kotakan golongan.
"Kami juga berharap siapapun pemimpin yang terpilih nanti, siapapun wakil rakyat yang terpilih benar-benar menjadi pemimpin dan wakil rakyat untuk semua," kata AHY.
Alasannya, menurut dia, karena bagi Partai Demokrat ini prinsip kami Indonesia untuk semua.
"Kami semua para pemimpin tokok politik dan wakil rakyat harus berdiri di atas semua golongan dan identitas. Perjuangkan masyarakat Indonesia tanpa memandang ia berasal baik suku, agama, ras, golongan dan sebagainya," ucap AHY.
Ia juga menyampaikan harapannya agar selepas pesta demokrasi ini seluruh masyarakat Indonesia yang berbeda pandangan dapat segera menyatu dan kembali harmonis.