Juru Bicara BPN Andre Rosiade menyebut unggahan Erin tersebut sebagai bentuk penistaan terhadap Prabowo.
"Saya rasa pernyataan beliau sebagai public figure tentu patut disayangkan. Beliau melakukan penghinaan, penistaan kepada Pak Prabowo secara terbuka di Insta Story (fitur Instagram)," terang Andre saat ditemui di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPN mengaku enggan mengurus pernyataan Erin itu. Namun, ia menyebut pihaknya mempersilakan pendukung untuk meladeni pernyataan yang merendahkan Prabowo itu.
Pun begitu, Andre menyarankan kepada Erin untuk meminta maaf atas perbuatannya. Agar pendukung Prabowo tak terus-menerus merundungnya di media sosial.
"Harapan kami tentu beliau secara berani untuk melakukan permintaan maaf, kan patut disayangkan juga media sosialnya Instagram-nya digeruduk oleh pendukung Pak Prabowo," jelasnya.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan unggahan Erin Taulany di akun Instagram @erintaulany. Erin mengunggah gambar Prabowo disertai tulisan sinting dan sakit jiwa karena sangat ingin menjadi presiden.
Saat ini, unggahan di Insta Story itu sudah dihapus. Kolom komentar di Instagram Erin juga telah ditutup. Namun tangkapan layar unggahan Erin sudah tersebar di Twitter dengan tagar #ErinTaulanySakitJiwa yang masuk ke jajaran trending topic.
[Gambas:Video CNN] (dhf/bir)