Ia terlihat speechless atau tak mampu berkata-kata lebih lanjut. Respons Anies pascadiam ialah hanya tertawa mendengar kabar itu.
Setelah tertawa Anies baru menjawab. Yang jelas ia tak ingin mendahulukan KPU yang belum mengeluarkan penghitungan resmi dan menetapkan capres-cawapres terpilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies juga menilai potensi kembalinya Sandi menjadi Wakil Gubernur sedianya bukan ranah Gubernur. Kemungkinan itu hanya bisa dijawab oleh partai politik pengusung Anies-Sandi pada Pilgub DKI 2017 lalu.
"Sesungguhnya ini wilayahnya parpol. Jadi gubernur tidak dalam posisi menyatakan ya atau tidak karena memang tidak bisa," ujar dia.
Sebelum Pilpres 2019 nama Sandi santer bakal kembali ke Balai Kota DKI sebagai wakil gubernur. Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago yang mengindikasikan potensi itu dari tarik ulur pemilihan wakil gubernur DKI.
Untuk diketahui sejumlah lembaga survei merilis hitung cepat dan menempatkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada posisi unggul. Sementara hasil resmi penghitungan KPU akan diumumkan pada Mei 2019.
Dari data real count KPU per Senin (22/4) pukul 13.300 WIB sebanyak 125.773 dari 813.350 TPS atau 15,46358 persen, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 54,86 persen. Prabowo-Sandi mendapat 45,14 persen. (ctr/osc)