KPU akan menemui Kementerian Keuangan untuk membahas anggaran santunan bagi para petugas yang mengalami musibah itu.
"Kami besok rencanakan akan lakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan. Besok rencananya sekjen yang akan bertemu para pejabat Kementerian Keuangan," kata Arief dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Senin (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo memastikan Pemerintah akan mencairkan dana untuk santunan para petugas KPPS yang meninggal dunia. Namun Tjahjo belum bisa memastikan besarannya sebab masih menunggu data dari KPU dan Bawaslu.
Meninggal Karena Kelelahan
Dari Sumatera Selatan jumlah petugas KPPS yang meninggal bertambah dua orang menjadi empat orang. Semua petugas itu meninggal karena kelelahan. Sementara tiga petugas masih dirawat di rumah sakit dan satu petugas di antaranya dalam kondisi kritis.
"Awalnya ada dua, tapi kita baru dapat laporan terbaru, ada yang meninggal lagi. Jadi total 4 orang petugas KPPS meninggal. Itu baru yang meninggal, yang sakit juga ada beberapa" ujar Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriadi.
Dua petugas KPPS yang meninggal tersebut yakni Untung Imansyah yang bertugas di Banyuasin serta Syarifudin yang bertugas di TPS 06 Desa Anyar, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur.
Adapun tiga petugas KPPS yang tengah dirawat di rumah sakit yakni berasal dari Kabupaten Lahat, OKU Timur, serta Kota Lubuklinggau.
Dirinya berujar, para petugas KPPS yang meninggal dan dirawat di rumah sakit tersebut memang kelelahan saat bertugas, bukan karena penyakit bawaan ataupun kambuhan yang diderita oleh para petugas.
Hepriadi bisa memastikan para petugas yang meninggal dan sedang dirawat disebabkan oleh kelelahan saat bertugas, bukan karena penyakit bawaan. Sebab, kata dia, para petugas tersebut saat melamar menjadi anggota KPPS diwajibkan membawa surat keterangan sehat dari dokter agar bisa bertugas dengan baik saat pemilu.
"Ini semuanya kelelahan, bukan karena sakit yang diderita. Karena sebelum mereka sakit atau meninggal, mereka baik-baik saja, sehat dan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik," ujar dia. (dhf/idz/wis)