Alasan kebijakan ini, kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena banyak lahan terbuka hijau di sekitaran jalan protokol yang tidak dipergunakan oleh pemiliknya.
"Jalan-jalan protokol seperti Sudirman-Thamrin, lalu Cawang-Slipi, semua lahan kosong di tempat itu yang tidak digunakan PBB-nya naik dua kali lipat. Naik 200 persen," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi, kami memberikan keleluasaan bila mereka membuka tanah kosong itu untuk lahan terbuka yang bisa diakses untuk masyarakat," kata Anies.
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. (CNNIndonesia/Safir Makki) |
"Anda mau tutup pakai seng enggak masalah, tapi bayar PBB 2 kali lipat atau Anda buka dan jadi taman, dan PBB-nya jadi 50 persen," katanya.
"Selama ini RTH selalu belanja, beli lahan, padahal sebenarnya enggak harus beli lahan. Cukup dengan memberikan diskon seperti ini," kata Anies.
[Gambas:Video CNN] (ugo/ctr/ugo)
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. (CNNIndonesia/Safir Makki)