Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengatakan angka itu bertambah dari jumlah sebelumnya 119 orang yang tercatat pada Selasa (23/4).
"Berita duka lagi yang saya sampaikan, update kita tanggal 24 April pukul 15.00 WIB, kedukaan kami sebagai penyelenggara pemilu bertambah. Saat ini 144 orang yang wafat dari penyelenggara pemilu dan 883 sakit," kata Evi lewat keterangan tertulis, Rabu (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil seluruh pembahasan untuk bisa mendapat nominal yang sepantasnya kita berikan teman-teman kita menjalankan tugas dengan dedikasi," katanya.
"Bagi yang muslim kami mengimbau setelah salat Jumat lusa, untuk melaksanakan salat gaib," ucapnya.
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menyebut terdapat 139 petugas pemilu meninggal selama pelaksanaan Pemilu 2019. Wiranto mengajak masyarakat memberikan penghargaan pada mereka alih-alih mencaci maki.
"Kita harusnya memberikan penghargaan dan apresiasi pada KPU, Bawaslu, dan petugas keamanan yang telah melakukan pekerjaan besar dan berat. Sampai saat ini sudah ada 139 orang yang meninggal," ujar Wiranto di kantornya, Jakarta.
Wiranto mengatakan pelaksanaan pemilu tahun ini yang terbesar dan terumit dunia. Pasalnya, pemilih harus memilih lima sektor dalam waktu satu hari yakni presiden, DPR, DPD, dan DPRD tingkat kabupaten/kota.
[Gambas:Video CNN] (dhf/pmg)