Tak hanya wafat, Komisioner KPU Siak Agus Haryanto mengatakan ada dua petugas pemilu lainnya yang menderita stroke dan mengalami kecelakaan usai bertugas mengawal pemilu.
Satu orang petugas pemilu yang wafat adalah anggota Linmas bernama Lamhot Siringgoringgo (41) dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Kelurahan Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang. Seorang lagi bernama Navid yang merupakan Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Navid mengeluhkan rasa sakit kepada istrinya dan langsung dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat setempat. Namun malang tak dapat ditolak karena sesampainya di Puskesmas, dia menghembuskan nafas terakhir di pelukan istrinya.
Sementara dua orang lainnya yang sakit dan kecelakaan adalah anggota KPPS di Kecamatan Tualang mengalami stroke. Sedangkan satu orang lagi mengalami kecelakaan saat mengantarkan C1 yakni petugas di Kecamatan Kotogasib.
Sementara itu, Bupati Siak, Alfedri menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua petugas tersebut. Untuk yang Sekretaris PPS, pihaknya telah menjenguk langsung karena yang bersangkutan juga merupakan perangkat desa atau kampung.
Untuk ke depannya dia mengaku sudah mengarahkan dinas kesehatan setempat untuk melakukan pengecekan dan bantuan terhadap petugas pemilu. Dalam hal ini agar proses pleno dari kecamatan ke kabupaten saat ini berjalan dengan baik.
"Kalau perlu vitaminnya ditambah," ucapnya.
Enam petugas pemilu di beberapa daerah di Provinsi Riau yang meninggal dunia akibat berbagai faktor, dan belasan lainnya mengalami sakit saat sedang menjalankan tugas negara tersebut.
[Gambas:Video CNN] (antara/dal)