"Kita tetap konsisten berada di koalisi Adil Makmur," kata Eddy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (26/4).
Eddy kemudian menjelaskan bahwa rumor Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) telah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk membahas rencana PAN angkat kaki dari koalisi Prabowo-Sandi dan berbalik mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin tidak benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gubernur Maluku yang dilantik juga teman pribadi Ketua Umum PAN," kata Eddy.
"Tidak perlu berspekulasi lebih jauh terkait pertemuan ini. Kita tetap konsisten berada di koalisi Adil Makmur. Jangan percaya rumor," ucap Eddy.
Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan buka opsi keluar dari koalisi Prabowo-Sandi. (Detikcom/Tsarina Maharani) |
Sebelumnya Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mengaku pembahasan arah koalisi PAN untuk keluar dari barisan Prabowo-Sandi akan dilakukan mengingat pemilu telah usai.
"Yang jelas kita akan melihat posisi kita lagi ya. Kan pemilihan presiden sudah selesai, ya jadi kami lihat nanti ke depannya gimana," ujar Bara di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/4).
Lebih lanjut, Bara kembali mengaku lebih percaya hasil hitung cepat Pilpres 2019 yang dilakukan oleh lembaga survei. Sebab, menyebut hasil hitung cepat dalam tiga pemilu selalu tidak jauh berbeda dengan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.
[Gambas:Video CNN] (dal/dea)
Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan buka opsi keluar dari koalisi Prabowo-Sandi. (Detikcom/Tsarina Maharani)