Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan dua orang meninggal pascabanjir Jakarta.
Lihat juga:Dua Warga Tewas Akibat Banjir di Jakarta |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termosnya kepegang, tapi alirannya kuat dan air di dalamnya juga, akhirnya jatuh dan terbawa, jatuh ke dalam jembatan," terang Anies.
"Jangan berusaha untuk mengambil barang di tengah-tengah arus yang deras seperti ini. Lebih baik pikirkan keselamatan itu yang tadi pagi terjadi," ujar Anies.
Warga di RW 08 Pejaten Timur Jakarta Selatan, membersihkan lumpur akibat banjir (26/4). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Banjir di Jakarta juga memaksa 285 kepala keluarga dan 2258 Jiwa mengungsi. Saat ini pengungsi berada di 12 titik lokasi yang terdiri dari 2 titik lokasi di Jakarta Selatan dan 10 titik lokasi di Jakarta Timur.
"Evakuasi warga terdampak dilaksanakan oleh BPBD, Dinas Gulkarmat, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Basarnas, PMI, petugas dari Unsur kelurahan, Satpol PP, PPSU, Babinsa, dan masyarakat. Pompa yang telah disiapkan Dinas SDA sebanyak 133 unit pompa mobile dan 465 unit pompa stasioner yang tersebar di 164 lokasi," ujar Sutopo dalam keterangan resmi. (ctr/wis)
Warga di RW 08 Pejaten Timur Jakarta Selatan, membersihkan lumpur akibat banjir (26/4). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)