Ribuan Warga di 14 TPS Palembang Tolak Pemilu Lanjutan

CNN Indonesia | Jumat, 26/04/2019 21:45 WIB
Ribuan Warga di 14 TPS Palembang Tolak Pemilu Lanjutan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan warga yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di 14 tempat pemungutan suara (TPS) Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sumatera Selatan menolak pemungutan suara lanjutan (PSL) yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang pada Sabtu (29/4).

Bawaslu Kota Palembang sebelumnya merekomendasikan PSL di 29 TPS. PSL dilakukan karena di 29 TPS tersebut terjadi kekurangan surat suara pilpres pada 17 April lalu.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Palembang Abdul Malik mengatakan akibat penolakan itu, KPU hanya menggelar PSL di 15 TPS di Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.


"Keputusan diambil lantaran warga di 14 TPS tersebut menolak untuk dilakukan PSL. Karena masyarakat menganggap tidak perlu dilakukan PSL dan ini juga disetujui oleh ketua RT, dan KPPS setempat," ujar Malik, Jumat (26/4).

Malik mengatakan KPU telah menyiapkan logistik untuk PSL di 15 TPS.

Menurut Malik, awalnya ada 31 TPS yang direkomendasikan Panwascam kepada PPK dan diteruskan ke KPU untuk dilakukan PSL.

"Dari hasil verifikasi, hanya 29 TPS yang memenuhi syarat. PSL karena surat suara pilpres kurang," ujar Malik.

TPS yang akan menggelar PSL tersebut di antaranya yakni TPS 04, 05, 06, 07, 11, 12, 13, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 25, 27, 32, 33, 34, 37, 39, 40, 41, 43, dan 47 di Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

KPU telah meginstruksikan kepada petugas KPPS agar memberitahukan kepada warga terdaftar DPT di TPS tersebut agar datang dan menggunakan suaranya agar tak kehilangan hak memilih.

Jadwal pemungutan suara sedianya dilakukan pukul 08.00-13.00.

"Sejauh ini belum ada TPS lain yang direncanakan PSL. Apalagi waktu yang ditetapkan tidak lebih dari 10 hari usai pencoblosan," ujar dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/ugo)