Semuel mengapresiasi kekondusifan masa tenang Pemilu 2019. Ia mengatakan ini merupakan bentuk bahwa masyarakat sudah teredukasi terkait kampanye politik di media sosial.
"Sangat tenang dan 80 pelaporan. Beberapa laporan dari tim kampanye dan beberapa dari masyarakat. Tapi semua itu sudah ditangani dan tidak ada yang luar biasa," ujarnya usai acara Badan Siber Sandi Negara bertajuk Cyberfest di SCBD, Jakarta, Sabtu (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:KPU Tak Setuju Pemilu 2019 Dianggap Gagal |
"Kami fokus pengawasan dalam penyelesaian tahap pemilu ini berjalan lancar dengan hoaks yang beredar. Apalagi yang mendiskreditkan lembaga negara, lembaga ini harus dijaga marwahnya," kata Semuel.
Akan tetapi, Semuel mengingatkan bahwa pelapor harus bisa bertanggung jawab dengan laporannya. Alias, harus ada bukti-bukti pendukung dalam laporan.
"Kalau kita ingin beritakan sesuatu harus dipertanggungjawabkan isinya, kalau itu misalnya hasil perhitungan quick count, asal datanya mana, quick count dari mana," katanya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/rea)