Kemkominfo Sebut Dapat 80 Laporan di Masa Tenang Pemilu 2019

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 27/04/2019 18:00 WIB
Kemkominfo Sebut Dapat 80 Laporan di Masa Tenang Pemilu 2019 Kemkominfo menganggap masyarakat sudah teredukasi dengan baik terkait kampanye politik di media sosial. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencatat masa tenang Pemilu Serentak 2019 berjalan dengan kondusif dalam koridor media sosial. Dirjen Aplikasi dan Informatika Semuel Pangerapan mengatakan pihaknya hanya mendapat 80 pelaporan pelanggaran masa tenang di media sosial.

Semuel mengapresiasi kekondusifan masa tenang Pemilu 2019. Ia mengatakan ini merupakan bentuk bahwa masyarakat sudah teredukasi terkait kampanye politik di media sosial.

"Sangat tenang dan 80 pelaporan. Beberapa laporan dari tim kampanye dan beberapa dari masyarakat. Tapi semua itu sudah ditangani dan tidak ada yang luar biasa," ujarnya usai acara Badan Siber Sandi Negara bertajuk Cyberfest di SCBD, Jakarta, Sabtu (27/4).


Selanjutnya Kemkominfo akan fokus mengawal proses penyelesaian tahap pemilu hingga usainya proses perhitungan suara di ruang digital.


"Kami fokus pengawasan dalam penyelesaian tahap pemilu ini berjalan lancar dengan hoaks yang beredar. Apalagi yang mendiskreditkan lembaga negara, lembaga ini harus dijaga marwahnya," kata Semuel.

Ia mempersilakan apabila masyarakat juga ingin ikut memantau penyebaran berita hoaks di media sosial. Masyarakat bisa melaporkan ke Kemkominfo apabila menemukan berita hoaks.

Akan tetapi, Semuel mengingatkan bahwa pelapor harus bisa bertanggung jawab dengan laporannya. Alias, harus ada bukti-bukti pendukung dalam laporan.

"Kalau kita ingin beritakan sesuatu harus dipertanggungjawabkan isinya, kalau itu misalnya hasil perhitungan quick count, asal datanya mana, quick count dari mana," katanya.

[Gambas:Video CNN] (jnp/rea)