Pasangan calon (paslon) nomor urut 01 itu memperoleh 114 suara, menungguli paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya mendapatkan 62 suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua KPPS Rungkut Menanggal, Syamsul Anam, mengatakan jumlah pemilih itu menurun jika dibandingkan dengan pemilihan pada Rabu (17/4) lalu. Yakni hanya terpenuhi sebesar 64 persen. Sedangkan sebelumnya mencapai 77 persen atau 215 orang.
Ilustrasi rekapitulasi suara. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Jumlah pemilih yang menurun ini, kata Anam, terjadi lantaran pelaksanaan PSU dilakukan saat hari biasa, berbeda dengan pencoblosan yang lalu yang dilakukan pada hari libur.
"Kita tidak tahu pasti, dari keterangan tadi sebagian besar karena beraktifitas bekerja, sama ketika kita berikan C6 PSU beberapa ada yang sulit ditemui karena beraktifitas," kata dia.
"Sebenarnya sudah selesai tapi buat apa, karena tidak diakui hasilnya. Yang jelas kita enggak ngerekap yang kemarin. Begitu PSU yang kita proses yang tidak PSU yaitu DPRD Kota, datanya sudah ada di Kecamatan," pungkasnya.
PSU di TPS 28 ini digelar lantaran ada dugaan pelanggaran prosedur memilih. Yakni, ditemukan ada 6 pemilih yang tak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tak memiliki formulir A5.
Tinta penanda pemilih sudah mencoblos. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Selain di TPS 28, di Surabaya, PSU juga digelar TPS 11 Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri. Di sana PSU hanya diperuntukan untuk Pemilihan DPR RI, DPRD Kota, dan DPRD Provinsi.
[Gambas:Video CNN] (frd/arh)
Ilustrasi rekapitulasi suara. (
Tinta penanda pemilih sudah mencoblos. (