Polisi Sebut Isu Macet Puncak Akibat Bencana Adalah Hoaks

Antara, CNN Indonesia | Minggu, 28/04/2019 01:23 WIB
Polisi Sebut Isu Macet Puncak Akibat Bencana Adalah Hoaks Kemacetan ke arah Puncak. (Polres Bogor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Bogor, Jawa Barat, mengatakan isu di media sosial yang menyebutkan arus lalu lintas Jalur Puncak macet parah akibat sejumlah bencana di Kabupaten Bogor adalah hoaks.

"Itu hoaks. Sudah dijawab oleh Pak Kasat Lantas [bahwa] sampai saat ini Puncak tidak ada macet parah seperti yang beredar di media sosial," kata Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena, melalui pesan singkat, Sabtu (27/4), dikutip dari Antara.

Menurut Ita, longsor terjadi di tiga titik Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Kamis (25/4), yaitu Desa Megamendung, Desa Cipayung Girang, dan Desa Cipayung Datar.

Longsor menerpa tiga rumah. Sementara, banjir di Desa Cipayung Girang mengakibatkan jembatan penghubung antara kampung hanyut terbawa arus sungai, empat rumah terbawa banjir, dan tebing jalan lingkungan longsor.

Terakhir, bencana di Desa Cipayung Datar menyebabkan satu akses jalan kampung tak bisa dilewati dan tiga rumah terkena reruntuhan pohon.

"Secara keseluruhan tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi secara keseluruhan belum bisa ditafsirkan," kata Ita.

Sebelumnya, sejumlah akun di medis sosial Twitter menyebut jalur menuju Puncak, Bogor, macet parah pada Sabtu (27/4) malam. Pihak lainnya menyebut itu sebagai akibat dari longsor dan banjir.

[Gambas:Video CNN]


(arh)