Sandi menegaskan yang ia utamakan saat ini adalah kepentingan bangsa dan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Sandi menegaskan memberi kontribusi kepada bangsa tak harus berada di dalam pemerintahan. Kontribusi bisa dilakukan meski berada di luar pemerintahan.
Sandi menjelaskan selama kampanye Pilpres ini telah mengunjungi 1.657 titik daerah. Dari kunjungan itu dia mengaku telah mendengar berbagai keluh kesah masyarakat.
Alih-alih memikirkan kemungkinan bergabung dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf, justru kata dia hal utama yang ingin dilakukan adalah membantu masyarakat.
"Saya enggak mau berspekulasi. Tapi saya sudah 1.657 titik kunjungan, berdialog, tukar pikiran, mendengar aspirasi masyarakat, semuanya. Saya ingin berjuang bagi masyarakat," kata dia.
Saat ini, Sandi menegaskan hal utama yang sedang dilakukan adalah memperjuangkan keadilan. Dia mengatakan Pilpres bukan soal menang atau kalah, apalagi soal jabatan dan kekuasaan yang dia kejar.
"Keadilan itu yang utama bagi saya ini bukan tentang menang kalah bukan tentang cari kekuasaan atau jabatan," katanya.
"Tapi kan kita yang penting NKRI ini. NKRI-nya yang mesti kita jaga. Jadi itu yang saya sampaikan. Tidak pernah terungkap bahwa saya mencari jabatan atau memikirkan setelah tanggal 22 Mei," jelas Sandi.
(tst/wis)